Alam Semesta

Konsep manusia mengenai apa yang dimaksud dengan alam semesta telah berubah secara radikal sepanjang zaman. Pada mulanya, mereka meletakkan bumi sebagai pusat alam semesta. Selanjutnya. Mereka menemukan bahwa bumi hanyalah sebuah planet dan yakin bahwa mataharilah pusat. Kemudian, mereka menyadari bahwa matahari hanyalah sebuah bintang biasa yang merupakan anggota dari sebuah gugusan bintang yang disebut galaksi dan meyakini pula bahwa galaksi inilah alam semesta. Setelah itu, mereka menemukan lagi bahwa galaksi ini hanyalah satu dari sedemikian banyak galaksi yang membentuk alam semesta. Kenyataan inilah yang kita yakini hingga saat ini.
Kecenderungan meluasnya angkasa luar mendorong berkembangnya spekulasi di antara para astronom yang menyatakan bahwa mungkin alam semesta yang kita ketahi sekarang hanylah merupakan satu dari sekian banyak alam semesta (SUPER ALAM SEMESTA) yang sangat luas.
Sisi alam semesta kita didominasi oleh matahari-matahari merupakan sebuah bintang, sama seperti bintang-bintang lainnya di langit, hanya saja jaraknya jauh lebih dekat dengan bumi. Terdapat sembilan planet yang berkelana di angkasa bersama matahari, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto yang diurutkan berdasarkan jarak dari matahari.

Source:
Kerrod, Robbin. 2005. Astronomi. Jakarta: Penerbit Erlangga

No comments: